Tugas
Ketrampilan Interpersonal
Menulis
Resensi Buku
Nimas
Nawangsih
5213100100
Resensi
Novel The Help
Judul : The Help
Tanggal
terbit : 28 Juni 2011
Tebal : 534 halaman
ISBN :
0425245132 (ISBN13: 9780425245132)
Buku ini mengangkat kisah
pembantu-pembantu berkulit hitam di Amerika yang saat itu masih terjadi
diskriminasi ras pada orang berkulit hitam. Menceritakan tentang tiga orang
yang berbeda ras dan latar belakang bekerjasama dalam sebuah misi yaitu untuk
mengungkap
kehidupan
nyata para pembantu berkulit hitam di Amerika dan bagaimana mereka diperlakukan
dengan kasar oleh majikan kulit putih mereka. Adalah Skeeter Phelan,
wanita kulit putih, 22 tahun yang termasuk satu dari tiga wanita tersebut.
Skeeter memiliki kenangan dan pertanyaan tentang Constantine Bates, pembantu berkulit
hitam yang mengasuhnya sejak kecil, namun menghilang ketika Skeeter berkuliah
di luar kota. Itulah mengapa dia tertarik untuk ikut mengungkap kehidupan para
pembantu berkulit hitam agar dapat menemukan alasan perginya pembantu yang
sudah mengasuhnya sejak kecil tersebut.
Yang kedua adalah Aibeleen Clark,
pembantu keluarga Leefoot yang bijaksana. Mengasuh gadis kecil yang diabaikan
oleh ibunya sendiri. Aibileen sendiri telah kehilangan putranya dalam suatu
kecelakaan tragis. Aibileen merupakan pembantu berkulit hitam yang menjadi
korban kekasaran majikannya akibat perbedaan ras antara dia dan majikannya yang
berkulit putih. Aibileen mengasuh anak majikannya yang juga berkulit putih
dengan tulus seperti anaknya sendiri, anak tersebut sangat malang karena sering
diabaikan dan menjadi pelampiasan emosi ibunya. Justru Aibileen lah yang
mengerti perasaan anak tersebut dan yang memberinya kasih sayang seorang ibu.
Aibileen juga kerap menjadi pelampiasan amarah majikannya secara verbal maupun
fisik.
Minny Jackson, sahabat karib
Aibeleen, pendek gemuk dan besar mulut, bersuamikan pemabuk berat yang gemar
memukulinya. Bekerja pada wanita kulit putih yang paling tidak populer di kota
itu. Majikannya selalu menceritakan kemalangan yang dialaminya pada Minny.
Minny selalu berusaha membantu majikannya yang menjadi korban dari majikan
Aibileen yang juga merupakan majikan Minny dahulu. Mereka bertiga bekerjasama
dalam menulis sebuah novel yang berisikan kisah-kisah nyata yang dialami
Aibileen dan Minny dalam keseharian mereka bekerja. Novel tersebut berusaha
mengungkapkan betapa sakit hatinya para pembantu hitam tersebut karena
diskriminasi ras yang mereka alami.
Walaupun buku ini termasuk novel
fiksi namun si penulis berhasil membuat novel ini terlihat seperti novel yang
diangkat dari pengalaman nyata. Penulis seperti sudah tau benar seluk-beluk
kehidupan para pembantu berkulit hitan di Amerika sehingga novel ini terlihat
begitu realistis dan sangat menarik untuk dibaca. Namun ada pula kisah-kisah
yang dirasa terlalu vulgar untuk diceritakan seperti pengalaman Minny yang
pernah memberikan kue kotoran pada majikannya yang terkesan terlalu vulgar dan
menjijikan. Walau begitu novel ini benar-benar dapat memberikan kita banyak
arti kehidupan yang tersirat lewat kata-kata sang penulis, seperti bahwa semua
manusia dibalik kulit dan ras pada dasarnya adalah sama-sama makhluk ciptaan
Tuhan yang sempurna dan masih banyak lagi arti kehidupan yang dapat kita pelajari
dari novel ini.











