Sabtu, 29 November 2014

Oh No! My Imagination runs wild

Berjalan ditengah keramaian Time Square New York yang super sibuk, mengenakan mantel buku yang cantik, syall merah yang lembut, sepatu boot hitam selutut dengan celana jeans panjang. Pergi untuk beberapa wawancara majalah terkenal yang mengangkat tema  tentang ‘wanita karir yang sukses’. Mengendalikan beberapa perusahaan besar dari handphoe yang selalu berdering. Membuat setiap pembicaraan di telepon menjadi dollar. Menghadiri beberapa peragaan busana untuk menjalin hubungan dengan rekan kerja.
Mengenakan gaun malam berwarna hitam dengan beberapa aksesoris pilihan dan sebuah cincin kawin di jari manis untuk menghadiri acara penggalangan dana untuk berbagi sekaligus bertemu kawan-kawan lama. Menggandeng seorang pengusaha sukses yang tampan dan sangat perhatian seperti pangeran di cerita-cerita Disney. Berjalan dengan anggun ditengah barisan wartawan yang sibuk mengambil gambar.
Memiliki anak-anak yang lucu, cerdas dan berhati besar. Tak pernah absen mengantar jemput mereka dari sekolah walaupun menjadi CEO di beberapa perusahaan. Mengajari mereka cara berbagi dengan orang-orang yang bernasib tak sebaik mereka, mengajari mereka untuk menolong sesama, mengajari mereka bahwa inti dari hidup adalah berbagi.
Tidak hanya memiliki tabungan untuk di dunia, tapi juga tabungan untuk kehidupan setelah mati. Mendirikan beberapa yayasan, rumah sakit amal dan sekolah-sekolah gratis untuk naka-anak tidak mampu.
Setiap akhir pekan menikmati waktu-waktu berharga bersama keluarga. Memasak bersama-sama dengan suami dan anak-anak, makan melingkar di meja makan sambil bercengkrama, bercanda dan tertawa terbahak-bahak.


Tidak ada salahnya untuk berkhayal bukan? Walau seringya hidup tak seindah apa yang kita bayangkan tapi aku siap menerima ujian sebelum kehidupan yang aku inginkan dapat tercapai, ya itu baru namanya semangat.

0 komentar:

Posting Komentar