Berjalan ditengah keramaian Time Square New York yang super
sibuk, mengenakan mantel buku yang cantik, syall merah yang lembut, sepatu boot
hitam selutut dengan celana jeans panjang. Pergi untuk beberapa wawancara
majalah terkenal yang mengangkat tema
tentang ‘wanita karir yang sukses’. Mengendalikan beberapa perusahaan
besar dari handphoe yang selalu berdering. Membuat setiap pembicaraan di telepon
menjadi dollar. Menghadiri beberapa peragaan busana untuk menjalin hubungan
dengan rekan kerja.
Mengenakan gaun malam berwarna hitam dengan beberapa aksesoris
pilihan dan sebuah cincin kawin di jari manis untuk menghadiri acara
penggalangan dana untuk berbagi sekaligus bertemu kawan-kawan lama. Menggandeng
seorang pengusaha sukses yang tampan dan sangat perhatian seperti pangeran di
cerita-cerita Disney. Berjalan dengan anggun ditengah barisan wartawan yang
sibuk mengambil gambar.
Memiliki anak-anak yang lucu, cerdas dan berhati besar. Tak
pernah absen mengantar jemput mereka dari sekolah walaupun menjadi CEO di
beberapa perusahaan. Mengajari mereka cara berbagi dengan orang-orang yang
bernasib tak sebaik mereka, mengajari mereka untuk menolong sesama, mengajari
mereka bahwa inti dari hidup adalah berbagi.
Tidak hanya memiliki tabungan untuk di dunia, tapi juga tabungan
untuk kehidupan setelah mati. Mendirikan beberapa yayasan, rumah sakit amal dan
sekolah-sekolah gratis untuk naka-anak tidak mampu.
Setiap akhir pekan menikmati waktu-waktu berharga bersama
keluarga. Memasak bersama-sama dengan suami dan anak-anak, makan melingkar di
meja makan sambil bercengkrama, bercanda dan tertawa terbahak-bahak.
Tidak ada salahnya untuk berkhayal bukan? Walau seringya hidup
tak seindah apa yang kita bayangkan tapi aku siap menerima ujian sebelum
kehidupan yang aku inginkan dapat tercapai, ya itu baru namanya semangat.






0 komentar:
Posting Komentar